Kita berdua layaknya setangkai bunga yang sedang mekar
Belum menjadi seorang wanita, tapi bukanlah gadis remaja lagi
Kita berbagi kesenangan dan kesedihan
Berbagi secangkir kopi dan sepiring nasi goreng
Berbagi cerita dan bahkan hal-hal yang paling pribadi
Layaknya saudara kembar yang begitu akur
Layaknya dua buku dwi bahasa
Atau uang logam dengan dua sisi
Kita berbeda dan bermusuhan
Layaknya dua halte yang berseberangan
Pikiran, rasa, dan hasrat yang berlawanan
Namun kita mendekat
Ketika masing-masing saling memegang kunci hati satu sama lain
Dan mulai membuka gerendelnya satu demi satu
Mulai terkuak, mulai mengetahui, mulai serasi
membaca lapisan kertas yang terkubur bersama peti hati masing-masing
kemudian mengerti dan memahami
bukan menghakimi, hanya jujur dan mengenalkan sudut pandang lain
kamu tahu aku pernah terpuruk karnamu
aku tahu kamu menyalahkan diri karna cintaku
kamu pun pernah merasa ku khianati
dan aku pun kehilangan sandaran
aku mengerti alasanmu saat kenyamanan mulai mendominasi
kamu mengerti pikiranku saat keacuhanku terjadi
saling memaklumi, saling bersinergi
terima kasih kepada seseorang yang membuat hubungan ini lebih erat
menggoyahkan, namun membuktikan kami kuat
“we both are like a blooming flower
not a girl not yet a woman”
love you !!!!! gatau kenpa walaupun kamu menyebalkan tapi kamu aku butuhkan !!!
BalasHapus